Untuk hari-hari yang sekarang aku rasakan lebih mudah dijalani, aku akan berusaha dengan penuh kesungguhan untuk mensyukuri itu. Segala hal tampak lebih ringan, langkahku lebih jelas, tujuanku lebih pasti, dan, dengan tahap demi tahap yang harus dilakukan sebagaimana layaknya manusia dewasa menghabiskan satu hari lewat satu hari, semuanya - dengan kekuatan penuh dari Allah - aku rasa bisa menjalaninya. Kukatakan lebih ringan, karena sejatuh-jatuhnya aku hari ini, aku berada di pusaran yang sepenuhnya ada untukku. Aku tahu tempat berpijak dan aku tahu kemana langkahku harus dipulangkan. Sesuatu yang aku cari-cari dengan susah payah di 10 tahun lalu. Aku tidak ingin menggali luka hari ini. Tapi kadang aku ingin dunia tahu keterus-terangku tentang betapa beratnya aku menjalani hari-hari di 10 tahun lalu. Hari-hari yang kalau tidak karena pertolongan Allah menuntun jalan, entah apa yang terjadi pada hari-hari itu. Wkwkwkwkkwkw... Sepertinya ini hanyalah caraku siang ini untuk mengurai agar...
Coba kalo antum/ antunna, kawan-kawan rekan sejawat semua, berkesempatan main, atau sholat di Masjid Mujahidin UNY, kemudian sempatkan melongok ke sayap selatan dari tempat sholat putri yang di lantai dua, apa yang akan antum liat ? Tukang jualan es, jajanan pasar, gudeg atau warung burjo? ( Kalo ini pasti karna sebelum blogging belum sarapan yak :D ?) Oke. Tadi bener tuh yang jawab sambil bisik bisik, bener banget, di selatan MasMuja, alias Masjid Mujahidin, sepelataran masjidnya, ada makam Karang Malang. Highly recommended kalo para aktivis aktivis organisasi mau meng-upgrade adik adik atau anggota barunya kesana. Malem malem ada ‘semacam’ uji nyali, nyari sleyer kek, dzikrul maut kek, ke selatan masmuja, habis itu sholat malem bareng di masjidnya, asik banget kan? Catet gih di buku agenda, kapan u...
Untuk siapapun yang sedang duduk, berdiri atau rebahan membaca ini.. Seringkali, kita tersakiti justru dari orang yang paling kita cintai. Orang yang paling dekat lingkarnya dari diri kita sendiri. Mengapa? Jelas. Karna orang-orang terdekat inilah yang kita harapkan memberikan ketenangan, memberikan dukungan, dan tempat kita pulang ketika rasanya dunia tidak lagi menerima kita. Sehingga, ketika apa yang kita dapatkan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, atau justru memberikan tanggapann yang justru semakin menjatuhkan, rasa sakitnya pasti berkali-kali lipat. Sakit dan kecewa adalah juga proses. Ada saat di dalam hidup kita yang memang harus melewati proses itu. Semoga mendewasakan. Untuk siapapun yang sedang merasa memilki masalah, masalah yang kau hadapi tidak kecil dan tidak remeh. Jangan katakan, "Ha, masa segini aja ngeluh, masa segini aja nangis, dia aja mereka aja si itu aja," jangan. Jangan katakan itu. Tidak ada masalah yang remeh dan mudah. Saat menghad...
Comments
Post a Comment