Allah tidak membebani seseorang, kecuali menurut kesanggupannya. Baginya ada sesuatu (pahala) dari (kebajikan) yang diusahakannya dan terhadapnya ada (pula) sesuatu (siksa) atas (kejahatan) yang diperbuatnya. Minggu depan, Sabtu 23 November 2024, usiaku masuk 33 tahun. Dulu kupikir orang dengan usia di atas 30 tahun itu orang yang sudah tua, dan benar kini dengan usia ini aku sudah menjadi orangtua, namun nyatanya aku belum sepenuhnya memiliki sifat "tua" itu. Ketika dalam perjalanan sehari-hari aku menemui masalah atau persoalan, tetap saja aku mencari-cari dalam ingatanku nasihat Bapak yang entah ia kutip dari majalah atau koran apa, tulisan siapa dan dia dapat di halaman berapa. Dengan segala ketidaksempurnaannya, Aku tetap saja mencari-cari suara beliau di tengah riuhnya kehidupan dewasaku. Bapak, how's life up there? Kapan waktu aku mengikuti kajian. Dalam kajian itu disebutkan bahwa orang yang sudah meninggal masih bisa mengikuti kisah hidup orang-orang yang ada d...
Popular posts from this blog
Seperti Ketua Karmun?
....... Ketua Karmun hafal betul tabiat rakyatnya, bahwa sifat dasar orang Melayu Dalam memang susah diyakinkan, tapi sekali mereka yakin, mereka akan fanatik. Dan rumusnya selalu sama, yaitu, untuk yakin harus ada yang memulai. Maka, bagi ketua Karmun, posisi Tancap sangat strategis. Pagi pagi esoknya, Ketua Karmun sudah bertengger di klinik Dokter Diaz, dan ia mengajak banyak orang untuk menonton sistem pengobatan gigi modern, agar mereka percaya, agar mereka tak berobat ke dukun gigi A Put lagi. Sayangnya, tunggu punya tunggu, Tancap tak kunjung muncul. Sampai habis 5 jilid buku Kho Ping Ho seri Pedang Kayu Harum dan kopi dua cangkir alumunium, Ketua Karmun menunggu Tancap, ia tak kunjung muncul. Beliau jengkel dan mengirim pesan kepada seorang penonton, tetangga Tancap, Mahip. “Hip, bilangkan pada Tancap, kalau ia tak datang besok, posisinya dalam pengumpan dalam tim kasti kita, kucopot! Dia jadi pengurus air minum pemain saja!” Gawat, esoknya Tancap juga tak ...
sebuah Prolog : KKN
KKN itu hal yang biasa untuk semua anak strata 1 UGM. Ini mata kuliah wajib berbobot 3 SKS yang harus ditempuh sebelum bergelar sarjana, kecuali untuk satu dua jurusan yang mengharuskan selesai sarjana dulu baru di tingkat profesi KKN dilaksanakan. KKN juga hal yang biasa karna tak hanya dikhususkan pada mahasiswa yang berprestasi saja, atau yang pernah ikut Pimnas saja, atau yang mendapat beasiswa tertentu saja. KKN adalah hal yang biasa. Untuk semua mahasiswa. Berlaku sama. Dengan standar penilaian yang sama pula. Tidak ada yang istimewa sekalipun bapak atau emaknya jadi petugas LPPM atau jadi staf rektorat sekalipun. Di sisi lain, karna KKN di satu sisi adalah hal yang biasa, maka pada sisi sebaliknya KKN sangat bersifat pribadi dan istimewa. Setiap yang menjalani pasti akan punya cerita tersendiri tentang KKN-nya. Entah bahagia, entah tersiksa, atau merasa segalanya mengalir apa adanya. Seperti juga sebuah perjalanan, kesemua orang bisa melaksanakan. Tetapi perjalanan...
Comments
Post a Comment